Kanker Dan Pencegahannya

Anda tahu penyakit kanker? Pasti jawabannya YA.

Pertanyaan selanjutnya, apakah kebiasaan hidup yang anda lakukan sudah cukup bagus untuk menjauhkan tubuh dari penyakit ini? Atau malah sebaliknya? Anda sering melakukan gaya hidup yang mendekatkan diri pada penyakit tersebut.

Sebagaimana diketahui, penyakit kanker merupakan mesin pembunuh yang berisiko sangat tinggi, sama halnya dengan penyakit jantung. Jika tidak ditangani dengan baik, bisa berakibat pada hilangnya nyawa.

 

Sayangnya, meski sudah diingatkan tentang hal ini, masih banyak orang yang menganggap remeh penyakit kanker ini.

MARI KITA ULANGI SEKALI LAGI,

apakah anda benar-benar tahu penyakit kanker? Jika anda masih menjawab YA, coba jelaskan pengertian dari penyakit ini.

Sebagian dari anda mungkin ada yang bisa menjawab, tapi mayoritas pasti tidak tahu dengan pasti tentang pengertian dari penyakit kanker tersebut.

 

Yuk, buka mata dan pikiran anda tentang penyakit  ini sekarang juga.

 

Jadi, Apa Itu Kanker?

Kanker adalah penyakit akibat pertumbuhan tidak normal dari sel-sel jaringan tubuh yang kemudian berubah menjadi sel kanker.

 

Kenapa Banyak Orang Menyepelekan Kanker?

Banyak orang yang menyepelekan sesuatu sampai pada akhirnya hal yang tak diinginkan benar-benar terjadi. Salah satunya adalah menyepelekan penyakit kanker.

Apa sih penyakit kanker itu? Saya kan masih muda, tidak mungkin kanker menyerang saya? Saya yakin umur saya lebih panjang dari orang lain.

Jika itu yang anda pikirkan maka jangan senang dulu.  Menurut data dari Globocan 2018, sebanyak 11.6 persen dari penduduk di muka bumi ini menderita penyakit kanker paru. Dari jumlah tersebut, terdapat 2.093.876 kasus kanker yang terjadi.

Coba baca kalimat di atas sekali lagi jika anda membacanya terlalu cepat.

Ya, anda tidak salah baca. Ada sebanyak 2 juta lebih kasus kanker yang terjadi di dunia ini. Dengan jumlah sebanyak itu, tentu saja anda tidak boleh meremehkan penyakit yang satu ini. Lengah sedikit saja, maka penyakit mematikan ini akan bisa menjangkiti tubuh anda.

Pertanyaanya,

Apa Saja Hal-Hal Yang Dianggap Biasa, Tapi Berpotensi Mendekatkan Diri Anda Pada Kanker

  • Menaruh pengharum ruangan di ruang tertentu bisa memicu timbulnya penyakit kanker. Ini terdengar sebagai sesuatu yang biasa, tapi pengharum ruangan berpotensi mengandung zat berbahaya yang bisa memicu timbulnya masalah kesehatan ini.
  • Mengkonsumsi minuman keras terbukti mampu meningkatkan risiko penyakit kanker dua kali lipatnya. Bahkan lebih besar jika konsumsi alkohol tersebut cukup intens.
  • Kesalahan Dalam Memilih Pil KB sering dianggap biasa saja. Tapi hal tersebut berpotensi meningkatkan risiko terkena kanker payudara, serviks, dan juga hati.
  • Mengkonsumsi soda, makanan kaleng dan makanan yang dibakar juga meningkatkan potensi penyakit kanker secara signifikan.
  • Sembarangan dalam memilih kosmetik ternyata berpotensi meningkatkan serangan dari kanker kulit. Pasalnya, bahan kimia yang ada di dalamnya terkadang malah bersifat boomerang bagi diri anda sendiri.

Stop Meremehkan Kanker Sekarang Juga!!

Jangan membiarkan semuanya terlambat begitu saja. Meremehkan penyakit kanker hanya akan membuat anda menyesal di kemudian hari. Baca baik-baik nasihat dari Dr Richard Quek, Medical Senior Consultant dari Singapura ini:

“Waktu adalah faktor kunci dalam perawatan kanker, tetapi kami justru sering mendapati pasien pria yang menunda memeriksakan diri ke dokter hingga kanker mereka telah mencapai tahap lanjut,”

Jika muncul tanda-tanda atau gejala seperti rasa letih yang berkelanjutan, gangguan kemih, dan beberapa gejala lain, segeralah periksakan diri anda ke dokter.

Lalu jika anda sejak awal dalam kondisi sehat dan tidak terpapar penyakit yang satu ini, jangan malah melakukan tindakan yang mendekatkan anda pada penyakit tersebut. Itu sama saja dengan bunuh diri. Jangan pernah meremehkan penyakit yang satu ini apabila anda masih ingin berumur panjang dan melihat anak cucu anda.

Lalu kalau sudah terlanjur terkena kanker, apakah harus kemotrapi?

Tunggu dulu….

Solusi Kanker Tidak Hanya Melalui Kemotrapi

Ada banyak langkah yang bisa anda ambil untuk mengatasi masalah yang satu ini. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Melakukan Terapi Radiasi
  2. Melakukan Terapi Imun
  3. Melakukan Terapi Hormon
  4. Melakukan Terapi Obat Herbal

Dari sejumlah pilihan di atas, mana yang paling aman? Jawabannya sudah pasti adalah terapi yang menggunakan bahan-bahan alami di dalamnya, yakni terapi dengan menggunakan obat herbal. Tak hanya mengobati, tapi terapi dengan obat herbal juga bisa membantu sebagai solusi pencegahan.

Sudah paham, sekarang?

Lihat kisah berikut ini:

Seorang Milyader Muda Asal Sydney Meninggal Akibat Kanker

Seorang Milyader asal Australia bernama Ali Banat meninggal dunia setelah berjuang melawang kanker selama kurang lebih 3 tahun lamanya. Semasa hidupnya, Ali terkenal cukup bergelimang harta. Dia memiliki banyak koleksi pakaian dari desainer mahal, mobil, dan berbagai kekayaan mewah lainnya.

Kamar tidurnya saja dipagari dengan sepatu Louis Vuitton (seharga USD 60,000 atau Rp 820 juta), dan dia memiliki mobil Spider Ferrari (seharga USD600,000 atau sekitar 8.20 Milyar).

Sayangnya, ketika dia didiagnosa mengidap kanker, semua kekayaan tersebut menjadi tak berarti lagi baginya. Dia pun pada akhirnya memutuskan untuk menyumbangkan kekayaan tersebut melalui organisasi muslim di seluruh dunia.

Jangan anggap remeh penyakit yang satu ini. Apabila menemukan beberapa gejala sebagai berikut, maka bergegaslah untuk melakukan penanganan sejak dini:

  1. Sesak Nafas
  2. Sering mengalami nyeri pada bagian dada
  3. Batuk kronis tiada henti
  4. Mengalami demam atau infeksi
  5. Susah menelan sesuatu
  6. Terjadi pembengkakan pada kelenjar getah bening
  7. Mengalami memar atau pendarahan yang tidak bisa berhenti
  8. Gampang lelah
  9. Berat badan meningkat
  10. Sering merasa kenyang dan susah makan

Lalu, penyakit apa kanker apa yang sering menjangkiti masyarakat Indonesia? Dikutip dari Data Global Cancer Observatory WHO (World Health Organization), jawabannya adalah penyakit KANKER PAYUDARA:

Sudah saatnya menghentikan beberapa kebiasaan hidup yang kurang sehat supaya bisa terhindar dari serangan penyakit mematikan ini. Hindarilah kebiasaan-kebiasaan seperti:

  • Malas berolahraga. Lebih sering bersantai / duduk terlalu lama. Tidak melakukan apapun, dan merasa bahwa semuanya akan baik-baik saja.
  • Tidak selektif dalam memilih makanan. Bahkan sering mengkonsumsi makanan yang memicu timbulnya kanker, mulai dari goreng-gorengan, makanan kalengan, teh dan kopi yang terlalu panas, dan lain sebagainya.
  • Sering merokok dan minum minuman beralkohol. Adanya fakta yang satu ini tentunya sangat disayangkan. Kenapa? Karena masih banyak perokok saat ini, baik itu di kalangan anak-anak, remaja, maupun dewasa. Risiko terkena kanker pun semakin meningkat.

Sedia payung sebelum hujan. Lebih baik melakukan pencegahan dari sekarang sebelum masalah yang dialami tersebut semakin bertambah parah. Jangan biarkan penyakit ini merenggut masa depan dan umur panjang yang anda inginkan.